Kapan Perang Dagang AS-China Berakhir?

May 11, 2019

JAKARTA - Peneliti Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) Assyifa Szami Ilman menyatakan sulit untuk mengetahui kapan perang dagang berakhir sehingga kebijakan domestik yang dikeluarkan pemerintah juga harus tepat guna mengantisipasi dan mengatasinya.

"Pada akhirnya, sebenarnya sulit untuk mengetahui kapan akhir dari perang dagang ini. Kehadiran perundingan (AS-China) tidak bisa dijadikan indikator akan meredanya perang dagang," kata Assyifa Szami Ilman seperti dilansir Antaranews, Jakarta, Sabtu (11/5/2019).

Sebagaimana diwartakan kantor berita Reuters, Presiden AS Donald Trump, Jumat (10/4), mengatakan pembicaraan dagang antara Amerika Serikat dan China terus berlanjut dan mengenai tarif AS masih bersifat tentatif, tergantung pada hasil kesepakatan.

Pesan Trump yang diunggah di akun media sosial Twitter, memberikan sinyal ke pasar finansial bahwa meskipun ada kemunduran yang signifikan antara kedua belah pihak dalam sepekan terakhir namun pembicaraan di Washington pada Kamis hingga Jumat tidak terlalu terganggu.

"Selama dua hari terakhir, Amerika Serikat dan China menggelar pembicaraan yang jujur dan konstruktif soal status hubungan dagang antar kedua negara," cuit Trump seraya memuji kemitraannya dengan Presiden Xi Jinping. Trump juga mengatakan pembicaraan akan dilanjutkan.

"Sementara itu, Amerika Serikat telah memberlakukan tarif terhadap China, yang mungkin dicabut atau mungkin juga tidak, tergantung pada apa yang terjadi sehubungan dengan negosiasi masa depan!" katanya.


Related Articles